php,

PHP Dasar: Pengenalan Fungsi Pada PHP

Ham Ham Follow May 06, 2020 · 5 mins read
PHP Dasar: Pengenalan Fungsi Pada PHP
Share this

Kita sudah belajar berbagai unsur penting dalam PHP pada artikel sebelumnya, mulai dari macam-macam operator pada php, tipe data dan variabel dalam php, hingga logika percabangan dan perulangan dalam php.

Kali ini kita akan belajar tentang fungsi dalam php.

Apa itu fungsi dalam PHP?

Fungsi merupakan sekumpulan blok kode yang menerima inputan, melakukan tugas tertentu, atau mengembalikan suatu nilai.

Sebenarnya pada beberapa contoh di artikel sebelumnya kita sudah menggunakan beberapa fungsi lho, diantaranya var_dump dan count.

PHP sudah dilengkapi beberapa fungsi yang sangat membantu kita dalam melakukan pekerjaan, tapi jika kita ingin mendeskripsikan fungsi sendiri kita bisa membuatnya.

Dengan fungsi, kita tidak perlu menulis ulang program secara berkali-kali, ini akan sangat mempermudah kita dalam menyelesaikan pekerjaan.

Cara mendefinisikan fungsi

Secara sederhana mendefinisikan fungsi dengan namafungsi() lalu diikuti dengan blok perintah didalamnya.

Berikut ini contohnya

<?php
function namaFungsi () {
  // blok kode program
}
?>

Untuk aturan penamaannya sama dengan variabel, hanya saja nama fungsi tidak bisa disamakan dengan nama fungsi bawaan PHP, seperti var_dump, empty, count, dll.

Contoh lainnya sebagai berikut

<?php

function belajarProgram () {
  echo "<h1>Halo, selamat datang!</h1>";
  echo "<p>Selamat belajar</p>";
}
?>

Cara memanggil fungsi

Kita telah membuat fungsi belajarProgram(), lalu bagaimana cara memanggilnya?

Caranya sangat mudah kita hanya perlu menuliskan nama fungsinya lalu diikuti tnda kurung ().

Berikut contohnya

<?php

belajarProgram();

?>

Parameter pada fungsi

Sebelumnya sudah kita sebutkan bahwa fungsi bisa menerima input atau nilai. nilai atau masukan ini kita katakan sebagai parameter fungsi.

Parameter ini bisa berupa apa saja, mulai dari string, boolean, integer. dan beberapa fungsi lain.

Sebagai contoh, dari fungsi belajarProgram() diatas kita tambahkan parameter $kode yang berisi nama bahasa pemrograman, kemudian kita tampilkan dengan perintah echo.

<?php

function belajarProgram ($kode) {
  echo "<h1>Halo, selamat datang!</h1>";
  echo "<p>Selamat belajar {$kode}</p>";
}
?>

Saat memanggil fungsi ini, kita harus memasukan parameter $kode agar tidka terjadi error

<?php

belajarProgram("PHP");

?>

Kita juga bisa memasukan parameter yang berbeda sekaligus

<?php

belajarProgram("PHP");
belajarProgram("HTML/CSS");
belajarProgram("Vue.js");

?>

Membuat beberapa parameter dalam satu fungsi

Contoh sebelumnya merupakan parameter tunggal dalam satu fungsi, lalu apa bisa membuat beberapa parameter dalam satu fungsi? Bisa dong.

Misalnya pada fungsi belajarProgram() diatas, kita tambahkan parameter $skor.

<?php

function belajarProgram ($kode, $skor) {
  echo "<h1>Halo, selamat datang!</h1>";
  echo "<p>Selamat belajar {$kode}</p>";

  if ($skor > 8){
      echo "Nilai kamu {$skor}";
  }
}
?>

Sata memanggil fungsi ini jangan lupa memasukan nilai kedua variabel.

<?php

belajarProgram("PHP", 8);

?>

Membatasi tipe data parameter

Kit5a sudah membuat dua parameter dalam satu fungsi, yaitu $kode untuk menampung masukan dengan tipe data string dan parameter $kode untuk tipe data integer.

Meskipun begitu, kita bisa memasukan tipe data apapun kedalan dua parameter tersebut, karena tidak ada pembatasnya. Akibatnya data yang dimasukkan bisa saja tidak sesuai dengan yang kita harapkan.

Di PHP 7, kita bisa membatasi tipe data untuk masing-masing parameter.

<?php

function belajarProgram (string $kode, int $skor) {
  ...
}
?>

Dari baris kode diatas, hanya tipe data string yang bisa masuk ke dalam parameter $kode, dan hanya tipe data integer yang bisa masuk kedalam parameter $skor.

Parameter default

Kita bisa membuat parameter opsional yang tidak wajib diisi. Misalnya jika kita ingin melakukan resize gambar, kita mungkin membuat fungsi resize() yang berisi tiga parameter, yaitu $urlGambar, $lebar, dan $tinggi.

Selanjutnya kita buat parameter $tinggi menjadi opsional atau tidak wajib diisi.

Saat parameter $tinggi tidak diisi, maka secara otomatis gambar akan di-resize sesuai dengan ukuran rasionya.

Berikut contoh penulisan syntaxnya

<?php

function resize (string $urlGambar, float $lebar, float $tinggi = null) {
  if (!$tinggi) {
    # jika parameter $tinggi null, maka resize gambar sesuai rasio
  } else {
    # jika ternyata variabel $tinggi ada nilainya, maka resize
    # sesuai dengan nilai tersebut
  }
}
?>

Penutup

Cukup sekian pembelajaran kali ini, semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Artikel ini dikutip dari jagongoding.com, dengan judul “PHP Dasar: Belajar Fungsi (1/3)

php
Dapatkan Update
Dapatkan update artikel dengan mudah, cukup masukkan emailmu aja!
Ham
Ham Follow
Hi, saya Ham, semoga artikel yang saya bagikan bermanfaat